
Aku mencintaimu,
janjiku tak lepaskanmu..
seribu ujian mendera,
bergemingpun kuberkutik dr deraan itu..
Aku percy kamu,
dgn mahkota ketulusn yg kmu hadiahkan padaku...
Walau sering diriku dlu melepaskannya,
kmu memungut, memasang ny kembali..
Tepat di tahta hatiku..
Aku bahagia,
ketika katamu akan menyandingku seorang,
mengikrarkan aku hanya milikmu,
tak peduli rintangan yg mematahkanmu,
akulah perjuanganmu..
Aku syg kmu,
saat aku satu2nya alasan,,
untukmu perjuangkan sgalanya...
Kmu mengajakku melangkah,
menyusuri belukar kehidupan..
Terseok aku...
Bhkan berhenti..
Aku menangis,
kucuran air mata menambh perih lukaku yg tersiram cuka..
"kamu mencintaiku!"
aku percya itu
aku kmbli brdiri,
menyusuri ilalang sakit..
Sampai ku menemukn genggamanmu,
dan ku erat sekuat pasti..
Smpai akhir,
smpai maut menjadi saksi perpisahan kita..
Biarlah edelwais sedih bersenandung,
bercerita keabadian yg pernah ada..
Merangkaian keabadian ku denganmu..
Tentang Cerita kita..
Tentang pertemuanku dgnmu,
Tak ada yg lain..
Hanya kita..
Kita berdua,
Aku dan kamu..
(Pijar Jiwa Angel Like Maria, Padang)
No comments:
Post a Comment