Terlalu pagi aku meninggalkanmu
Saat itu hujan turun dan langit tampak muram
Beberapa bocah melompat kegirangan
Sama rasanya seperti menjelang kematian
Saat aku mengacuhkan diriku dan dirimu
Terdiam di sudut gereja kota yang sepi
Aku membutuhkan kehadiranmu
Mengharapkan senyum dan pelukanmu di tubuhku
Memberiku kehangatan jiwa yang menenteramkan
Aku terus berlari dan menjauhimu
Meninggalkan duka di sudut hatimu
Maafkan, aku terlalu egois
No comments:
Post a Comment